Tim Dosen Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Bengkulu Bentuk Kader Remaja Cegah Penyakit Tidak Menular

BENGKULU — Tim Dosen Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Bengkulu sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berbasis edukasi dan skrining kesehatan di SMA Negeri 1 Kota Bengkulu.

setelah pembukaan oleh kepala sekolah Bpk Syahroni, M.Pd, dilanjutkan pelatihan kader kesehatan mengenai antisipasi PTM pada remaja, cara memberikan edukasi pada teman sebaya dan praktik pengukuran TB, timbang BB dan pengukuran LK untuk skrining risiko PTM

Mengusung inovasi bertajuk “AKRAB PTM” (Aksi Kader Remaja Antisipasi Bahaya PTM), program ini dirancang untuk memberdayakan siswa-siswi sekolah sebagai agen perubahan (peer educator) dalam upaya pencegahan, deteksi dini, dan pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) di lingkungan sekolah.

Penyakit Tidak Menular seperti hipertensi, diabetes melitus, obesitas, dan penyakit jantung kini tidak lagi hanya menyerang usia lanjut, tetapi mulai mengintai usia remaja akibat pergeseran gaya hidup, kurangnya aktivitas fisik, serta pola makan tinggi gula, garam, dan lemak.

Tujuan utama pelaksanaan program AKRAB PTM meliputi:

  • Peningkatan Pengetahuan: Memberikan pemahaman komprehensif mengenai bahaya PTM, faktor risiko, dan pencegahannya sejak dini.
  • Pembentukan Kader Kesehatan Remaja: Melatih siswa perwakilan menjadi kader yang terampil dalam melakukan skrining kesehatan sederhana.
  • Pendekatan Edukasi Sebaya (Peer Education): Memudahkan penyampaian pesan-pesan kesehatan antar-siswa secara lebih komunikatif dan interaktif.

Melalui program AKRAB PTM ini, diharapkan SMAN 1 Kota Bengkulu dapat menjadi role model atau sekolah percontohan dalam penerapan deteksi dini PTM berbasis sekolah. Keberadaan Kader Remaja AKRAB PTM akan memperkuat peran Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan Palang Merah Remaja (PMR) dalam memantau secara berkala status kesehatan siswa, sehingga faktor risiko PTM dapat ditekan dan diantisipasi seawal mungkin.

Tags

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *