Bengkulu, 23 Agustus 2025 – Dua dosen Departemen Keperawatan Anak Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Ns. Mercy Nafratilova, M.Kep., Sp.Kep.An. dan Ns. Andra Saferi Wijaya, S.Kep., M.Kep., menjadi narasumber dalam Seminar Nasional bertema “Memerdekakan dari Celah Bibir dan Langit-Langit: Kolaborasi Lintas Profesi dalam Deteksi Dini, Penatalaksanaan, dan Dukungan Komprehensif bagi Anak”. Acara ini diselenggarakan oleh RSU UMMI Bengkulu bekerja sama dengan Smile Train Indonesia dan Unit Pengembangan Kompetensi SDM Kesehatan (UPKSDMK) Bengkulu, bertempat di Hotel Two K Azana Bengkulu serta diikuti secara daring.


Celah bibir dan langit-langit merupakan salah satu kelainan kongenital yang cukup sering ditemukan, dengan dampak yang kompleks tidak hanya pada aspek medis tetapi juga gizi, tumbuh kembang, komunikasi, hingga psikososial anak dan keluarga. Kondisi ini dapat ditangani melalui prosedur operasi korektif, namun keberhasilan penanganannya membutuhkan deteksi dini, edukasi, serta dukungan multidisiplin secara berkesinambungan.





Dalam seminar ini, Ns. Mercy Nafratilova, M.Kep., Sp.Kep.An. membawakan materi Peran Perawat dalam Perawatan Holistik dan Dukungan Psikososial Anak dengan Celah Bibir dan Langit-Langit. Ia menekankan pentingnya pendampingan emosional bagi anak dan keluarga, pemenuhan kebutuhan dasar, serta peran perawat sebagai fasilitator komunikasi lintas profesi untuk memastikan keberlanjutan perawatan setelah tindakan medis.

Sementara itu, Ns. Andra Saferi Wijaya, S.Kep., M.Kep. menyampaikan materi Family Centered Care pada Perawatan Anak dengan Celah Bibir dan Langit-Langit di Rumah: Perawat sebagai Edukator dan Pendamping. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa keluarga merupakan pusat perawatan anak, sehingga perawat memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi, melatih keterampilan dasar perawatan di rumah, serta mendampingi keluarga menghadapi tantangan psikososial yang timbul.
Selain kedua dosen Poltekkes Kemenkes Bengkulu, seminar ini turut menghadirkan narasumber lintas profesi, antara lain:
- dr. Yudho Daruno, Sp.OG (K), MARS – Deteksi dini bibir sumbing dan celah langit-langit
- Hadara, Amd.Keb., SKM., MM. – Peran Bidan dalam Edukasi dan Dukungan Awal kepada Ibu dan Keluarga
- dr. Bayu Fasi Bermani, Sp.BP-Re – Tata laksana kelainan celah bibir dan langit-langit
- dr. Siti Amanah, Sp.A. – Pemenuhan nutrisi pada anak dengan celah bibir dan langit-langit
- dr. Wulan Febriani – Kebijakan dan Program Smile Train di RSU UMMI Bengkulu
Kegiatan ini diikuti lebih dari 350 peserta dari berbagai profesi kesehatan, baik secara luring maupun daring. Melalui seminar ini diharapkan terbentuk pemahaman yang lebih komprehensif dan kolaborasi lintas profesi yang kuat dalam mendukung anak dengan celah bibir dan langit-langit, sehingga kualitas hidup anak dan keluarganya dapat semakin ditingkatkan.


Kehadiran dosen Poltekkes Kemenkes Bengkulu sebagai narasumber tidak hanya menjadi bentuk kontribusi akademik, tetapi juga wujud nyata komitmen institusi dalam mendukung upaya peningkatan pelayanan kesehatan anak secara holistik di tingkat lokal maupun nasional.

No responses yet