*Bengkulu, 7 Juni 2024 – Poltekkes Kemenkes Bengkulu bekerja sama dengan Japan Tokushukai International Training Support Center (JTITSC) dan Tokushukai Care Net Jepang telah mengadakan kegiatan wawancara untuk program magang intensif bagi mahasiswa Sarjana Terapan Keperawatan dan Kebidanan. Program ini memberikan peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman klinik di Jepang selama enam bulan.


Proses wawancara yang dilaksanakan pada tanggal 5 Juni 2024 diikuti oleh sepuluh mahasiswa, terdiri dari enam mahasiswa Kebidanan dan empat mahasiswa Keperawatan. Setelah melalui seleksi yang ketat, empat mahasiswa berhasil lulus wawancara. Mereka adalah dua mahasiswa dari program studi Keperawatan dan dua mahasiswa dari program studi Kebidanan.Keempat mahasiswa yang lulus tersebut akan berangkat ke Jepang untuk menjalani magang klinik di fasilitas kesehatan yang dikelola oleh Tokushukai Care Net.



Selama enam bulan, mereka akan mendapatkan kesempatan untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan klinik mereka, serta memahami budaya dan sistem kesehatan di Jepang.Program ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan daya saing mahasiswa Poltekkes Kemenkes Bengkulu di tingkat internasional. Selain itu, pengalaman ini juga memberikan wawasan baru bagi mahasiswa tentang praktik keperawatan dan kebidanan di luar negeri, yang nantinya dapat diaplikasikan dalam pelayanan kesehatan di Indonesia.


Direktur Poltekkes Kemenkes Bengkulu, melalui Wadielr 1 menyampaikan apresiasi kepada JTITSC dan Tokushukai Care Net atas kerja sama yang telah terjalin. “Kami bangga dengan prestasi para mahasiswa yang telah lulus seleksi ini. Semoga pengalaman yang didapatkan selama di Jepang dapat memberikan manfaat besar bagi mereka dan institusi,” ujarnya.

Program magang ini merupakan salah satu bentuk komitmen Poltekkes Kemenkes Bengkulu dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kesempatan terbaik bagi para mahasiswanya. Dengan adanya program ini, diharapkan mahasiswa dapat mengembangkan potensi mereka secara maksimal dan siap menghadapi tantangan di dunia kesehatan global.

No responses yet