Pelatihan perawatan luka nasional tersertifikasi Kementerian Kesehatan RI untuk tenaga kesehatan Certified Wound Care Clinician Associated (CWCCA) yang diselenggarakan di Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Bengkulu pada tanggal 24-27 Mei 2021. Pada pelatihan ini mempelajari tentang perawatan khusus luka dengan memahami ilmu, teknologi, dan keterampilan terbaru dari hasil penelitian sebelumnya dan telah dibuktikan keberhasilannya dalam merawat luka.

Hari pertama peserta melaksanakan kegiatan pre test lalu dilanjuti dengan penyampaian teori anatomi fisiologi dasar system integument dan proses penyembuhan luka selanjutnya teori tentang pengkajian luka pada ksasus diabetes, luka tekan/pressure injuries, kanker, dan post operasi dan yang terkahir persiapan luka wound bed preparation/dasar luka dengan konsep TIME Management.

Hari kedua peserta mendapatkan materi lanjutan dari persiapan luka wound bed preparation/dasar luka dengan konsep TIME Management, selanjutnya materi tentang pemilihan balutan luka kasus diabetes, luka tekan/ pressure injuries, kanker, dan post operasi. Materi selanjutnya yaitu perawatan luka kronis pada kasus diabetes, luka tekan/pressure injuries, kanker dan operasi dan yang terakhir materi tentang perawatan luka akut pada pasien post operasi.

Hari ketiga peserta dilakukan evaluasi untuk pemilihan dressing yang digunakan pada luka mulai dari nama dressing, kegunaan dan cara menggunkannya. Setelah dilakukan evaluasi dressing peserta akan melakukan praktek perawatan luka modern pada pasien langsung yang dipandu oleh tim pemateri.

Hari keempat peserta dilakukan evaluasi berupa post test, presentasi pengajuan proposal pendirian praktek mandiri dan poliklilik perawatan luka di rumah sakit, dan dilanjutkan dengan penutupan. Peserta dalam pelatihan CWCCA ini berjumlah 60 orang dan peserta yang dinyatakan lulus hanya 58 orang untuk orang lagi tidak lulus dikarenakan sakit, selanjutnya pengumuman peserta terbaik selama kegiatan pelatihan perawatan luka modern yang mana peserta terbaik dibagi menjadi 2 kelas yaitu dari kelas A dan kelas B, untuk kelas peserta terbaik ialah Tahratul Yovalwan prodi Sarjana terapan keparawatan dan Bella dari D3 Keperawatan, selanjutnya dari kelas B yaitu Afifah meizayani prodi Sarjana terapan keparawatan dan Maria Magdalena W prodi Sarjana terapan keparawatan.

Bagi peserta pelatihan yang telah menyelesaikan seluruh kegiatan mulai dari pre test, penyampaian teori, praktek dan post test selama 37 jam dan dinyatakan lulus berhak mendapatkan sertifikat dari WOCARE Indonesia dengan sebutan gelar belakang nama “CWCCA” (Certified Wound Care Clician Associate).

Category
Tags

One response

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *