Meningkatkan Kesiapsiagaan Anak Disabilitas Hadapi Gempa Bumi, Poltekkes Kemenkes Bengkulu Gelar Disaster Readiness Training

BENGKULU – Anak-anak dengan kebutuhan khusus (disabilitas) merupakan salah satu kelompok yang paling rentan saat terjadi bencana alam, termasuk gempa bumi. Menyadari pentingnya perlindungan dan kesiapsiagaan bagi seluruh lapisan masyarakat, tim peneliti dari Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Bengkulu menggelar kegiatan Disaster Readiness Training di SLB Negeri 1 Kota Bengkulu pada tahun 2026.

Kegiatan pelatihan ini dirancang khusus untuk mengukur dan meningkatkan tingkat kesiapsiagaan para siswa disabilitas dalam menghadapi situasi darurat gempa bumi. Melalui pendekatan simulasi langsung, media visual, serta edukasi yang disesuaikan dengan ragam disabilitas siswa, pelatihan ini memberikan pemahaman dasar mengenai langkah-langkah penyelamatan diri.

Pentingnya Edukasi Bencana yang Inklusif

Wilayah Bengkulu secara geografis berada di jalur rawan gempa. Oleh karena itu, edukasi kebencanaan yang inklusif menjadi krusial agar anak-anak disabilitas memiliki keterampilan dasar untuk merespons ancaman bencana secara mandiri maupun dengan pendampingan minimal.Selama pelatihan, para siswa diajarkan prinsip dasar keselamatan gempa bumi, seperti:

selama pelatihan, para siswa diajarkan prinsip dasar keselamatan gempa bumi, seperti:

  • Tanggap Sinyal Bahaya: Mengenali tanda-tanda awal terjadinya gempa bumi.
  • Tindakan Perlindungan Diri: Mengaplikasikan teknik drop, cover, hold on (merunduk, berlindung, dan bertahan) sesuai dengan kondisi fisik masing-masing.
  • Evakuasi Inklusif: Mengikuti jalur evakuasi menuju titik kumpul aman (assembly point) secara teratur.

Dampak Positif Pelatihan

Hasil dari pelaksanaan Disaster Readiness Training ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan, sikap, serta kesiapsiagaan tindakan para siswa di SLB Negeri 1 Kota Bengkulu. Pihak sekolah dan tenaga pengajar turut menyambut positif kegiatan ini karena memberikan pembekalan praktis yang sangat dibutuhkan oleh para peserta didik.

Tags

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *