Jakarta, [2 Juni 2025] – Rangkaian program Praktik Elektif Keperawatan bagi mahasiswa D3 Keperawatan telah sukses mencapai puncaknya dengan acara penutupan yang digelar penuh kehangatan. Para mahasiswa telah menyelesaikan periode praktik berharga mereka di RS Islam Jakarta Pondok Kopi, RS PON, dan Wocare Bogor.
Acara penutupan ini dihadiri oleh jajaran direksi rumah sakit, tenaga kesehatan senior yang menjadi pembimbing selama praktik, serta para mahasiswa D3 Keperawatan. Momen ini menjadi ajang refleksi atas pengalaman dan pembelajaran yang telah diperoleh mahasiswa di lingkungan klinis yang sesungguhnya.


Dalam sambutannya, Direktur RS Islam Jakarta Pondok Kopi, menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan semangat belajar para mahasiswa selama praktik. “Kami sangat bangga melihat perkembangan dan kontribusi positif yang telah diberikan adik-adik mahasiswa selama berada di sini. Pengalaman ini adalah bekal penting untuk menjadi perawat yang profesional dan kompeten di masa depan,” ujarnya.
Para tenaga kesehatan yang bertindak sebagai pembimbing juga berbagi kesan mereka. Mereka menyoroti antusiasme mahasiswa dalam mempelajari prosedur baru, berinteraksi dengan pasien, dan beradaptasi dengan dinamika lingkungan rumah sakit. Sesi penyerahan kenang-kenangan atau sertifikat (jika ada) menjadi simbolis dari selesainya periode praktik ini.


Praktik Elektif Keperawatan ini dirancang untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa D3 Keperawatan untuk memperdalam pemahaman mereka tentang berbagai bidang spesialisasi keperawatan dan menghadapi kasus-kasus klinis yang beragam. Melalui pengalaman langsung di RS Islam Jakarta Pondok Kopi, RS PON, dan Wocare Bogor, mahasiswa tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga mengembangkan empati, kemampuan komunikasi, dan etika profesional.
Diharapkan, bekal pengetahuan dan pengalaman yang telah didapatkan selama praktik ini akan menjadi fondasi kuat bagi para lulusan D3 Keperawatan untuk siap menghadapi tantangan di dunia kerja dan memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.
No responses yet