
Program Studi Profesi Ners Prodi Profesi Ners tepatnya pada hari Senin (01/12/2025) melakukan kegiatan Serah Terima Praktikum Profesi Ners(PPN) Stase Keperawatan Komunitas Dan Keluarga Di Wilayah kerja Kelurahan dan Puskesmas Lempuing Kota Bengkulu

Dalam kesempatan tersebut, dosen koordinator mata kuliah Keperawatan Komunitas Dan Keluarga, Ns. Zadam Marita, M.Kep, Sp.Kep.K menyerahkan sebanyak 27 mahasiswa kepada pihak kelurahan dan rumah sakit. Serah terima ini diterima langsung oleh Sekretaris Lurah Lempuing, Kepala Puskesmas Lempuing Kota Bengkulu, Jesika Lady Saputri, SST, serta C.I Lahan Praktik Ns. Lita S.Kep

Keperawatan komunitas merupakan praktik keperawatan yang terintegrasi dengan kesehatan masyarakat untuk meningkatkan, menjaga, dan memelihara kesehatan populasi (individu, keluarga, dan kelompok) melalui upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Sasaran utamanya adalah memandirikan masyarakat untuk mengelola kesehatan mereka sendiri, bukan hanya berfokus pada pengobatan penyakit di rumah sakit.

Aspek penting dalam keperawatan komunitas:
- Pendekatan holistik: Memandang komunitas secara keseluruhan sebagai klien yang meliputi kesehatan fisik, mental, sosial, dan emosional.
- Fokus pada individu, keluarga, dan kelompok: Melayani semua lapisan masyarakat, mulai dari balita, ibu hamil berisiko tinggi, usia lanjut, hingga kelompok khusus lainnya.
- Upaya pencegahan dan peningkatan kesehatan: Menekankan tindakan promotif (meningkatkan kesehatan) dan preventif (mencegah penyakit) seperti imunisasi dan pemeriksaan kesehatan berkala.
- Pelayanan di luar rumah sakit: Memberikan pelayanan langsung di lingkungan komunitas untuk menjangkau mereka yang kesulitan mengakses layanan kesehatan tradisional.
- Keterlibatan masyarakat: Melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pelayanan kesehatan.
- Peran perawat: Bertindak sebagai penghubung, edukator, advokat, dan manajer kasus, serta berkolaborasi dengan tim kesehatan lainnya untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat.



No responses yet