Bengkulu, 17 April 2025 – Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan jejaring internasional melalui kegiatan Immersion dan praktik keperawatan komunitas bersama Luzon University, Filipina. Program ini merupakan bentuk kolaborasi lintas negara dalam mendukung internasionalisasi pendidikan dan menjadikan Poltekkes Bengkulu sebagai institusi pendidikan kesehatan yang berorientasi global.



Kegiatan diawali dengan orientasi pelayanan kesehatan primer di Puskesmas Sawah Lebar, tempat para mahasiswa diperkenalkan pada sistem pelayanan kesehatan di Indonesia, termasuk struktur dan fungsi Puskesmas sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat.



Selanjutnya, para mahasiswa mengikuti kegiatan pelayanan di Posyandu Sepakat. Dalam kegiatan tersebut, tampak antusiasme tinggi dari mahasiswa Luzon University, kader kesehatan, dan masyarakat sekitar. Para mahasiswa turut terlibat dalam proses pelayanan dan interaksi langsung dengan warga, yang menjadi pengalaman berharga dalam memahami pendekatan komunitas dalam pelayanan kesehatan.





Ns. Andra Saferi, selaku dosen Koordinator Keperawatan Komunitas Poltekkes Bengkulu, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan praktik keperawatan komunitas, tetapi juga menjadi sarana pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara mahasiswa dari dua negara. “Ini adalah bentuk pembelajaran nyata yang memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap konteks keperawatan komunitas lintas budaya,” ungkapnya.

Lurah Sawah Lebar Baru, Nellywati, S.PKP, turut menyambut baik kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa hubungan antara Poltekkes Kemenkes Bengkulu dan Kelurahan Sawah Lebar Baru sudah lama terjalin dengan baik. “Kami berharap kehadiran mahasiswa asing dapat memberi dampak positif, memperkenalkan kelurahan kami secara lebih luas, dan memperkuat kerja sama yang sudah ada,” tuturnya.
Erwin, salah satu perwakilan mahasiswa dari Luzon University, mengungkapkan kekagumannya terhadap sistem pelayanan kesehatan di Indonesia, khususnya keberadaan empat kluster pelayanan di Puskesmas yang berbeda dengan sistem di Filipina yang hanya memiliki satu kluster. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat masyarakat. “Masyarakat di sini sangat ramah, dan kami merasa sangat diterima,” ujar Erwin.



Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam penguatan kerjasama internasional di bidang pendidikan keperawatan dan meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis komunitas yang berstandar global.

No responses yet