
Seminar kasus dalam Praktik Profesi Ners poltekkes kemenkes bengkulu di RSUD Fatmawati Jakarta merupakan salah satu tahapan krusial dan wajib bagi mahasiswa keperawatan program profesi. Seminar ini bertujuan untuk memaparkan asuhan keperawatan (Askep) komprehensif yang telah dikelola oleh kelompok mahasiswa selama berdinas di ruangan tertentu (seperti ICU, IGD, Ruang Anak, Jiwa, Maternitas, atau Medikal Bedah).

Alur & Struktur Seminar Kasus Ners
Secara umum, susunan presentasi dan laporan seminar kasus Praktik Profesi Ners poltekkes kemenkes bengkulu di RSUD Fatmawati terdiri dari komponen berikut:

1. Bab I: Pendahuluan
- Latar Belakang: Alasan pemilihan kasus (misalnya karena angka morbiditas tinggi di RSUD Fatmawati, keunikan kasus, atau kompleksitas masalah keperawatan).
- Tujuan Penulisan: Terdiri dari tujuan umum dan tujuan khusus (mampu melakukan pengkajian hingga evaluasi).

2. Bab II: Tinjauan Teori
- Konsep Medis: Anatomi fisiologi, definisi penyakit, etiologi, patofisiologi (sering kali dilengkapi dengan Web of Caution/WOC), manifestasi klinis, komplikasi, dan penatalaksanaan medis.
- Konsep Asuhan Keperawatan: Teori pengkajian fokus, diagnosis keperawatan yang sering muncul (berdasarkan SDKI), luaran (SLKI), dan intervensi (SIKI).

3. Bab III: Laporan Kasus (Asuhan Keperawatan Nyata)
Bagian inti yang memaparkan kondisi pasien kelolaan nyata di ruangan:
- Pengkajian: Identitas, keluhan utama, riwayat penyakit, pemeriksaan fisik (head-to-toe atau per sistem), hasil laboratorium/diagnostik penunjang, dan terapi medis yang didapat di RSUD Fatmawati.
- Analisis Data: Pengelompokan data subjektif (DS) dan objektif (DO) untuk menentukan etiology dan problem.
- Diagnosis Keperawatan: Penegakan diagnosis prioritas.
- Intervensi, Implementasi, & Evaluasi: Catatan perkembangan pasien setiap hari (menggunakan format SOAP).

4. Bab IV: Pembahasan
Bagian paling penting dalam seminar di mana mahasiswa menganalisis kesenjangan (gap) antara teori di literatur dengan kondisi nyata pada pasien di lapangan, meliputi:
- Kesenjangan pada proses pengkajian dan penemuan gejala.
- Kesenjangan penegakan diagnosis keperawatan.
- Analisis efektivitas intervensi (termasuk penerapan Evidence-Based Nursing / EBN yang diambil dari jurnal penelitian terbaru untuk mengatasi masalah pasien).

5. Bab V: Penutup
- Kesimpulan: Rangkuman dari hasil asuhan keperawatan yang telah dilakukan.
- Saran: Masukan aplikatif untuk ruangan/rumah sakit demi peningkatan mutu pelayanan, bagi institusi pendidikan, dan bagi mahasiswa selanjutnya.

No responses yet